Dzikir Ayat Kursi Untuk Mendatangkan Berbagai Hajat

Dzikir Ayat Kursi Untuk Mendatangkan Berbagai Macam Hajat Manusia

Dzikir Ayat Kursi sangat dianjurkan untuk dilakukan. Hal ini mengingat Ayat Kursi memiliki berbagai fadhilah atau keutamaan. Dzikir dengan membaca Ayat Kursi merupakan salah satu usaha kita untuk senantiasa dalam kondisi selalu mengingat Allah dimanapun kita berada.

Dalam Ayat Kursi terkandung Asma'-Asma' Allah yang menunjukkan kebesaran dan kemulian-Nya. Dialah pemilik sejati alam semesta, yang senantiasa peduli (sayang) kepada ciptaan-ciptaan-Nya sepanjang waktu.

Berikut ini merupakan beberapa fadhilah atau keutamaan dari Ayat Kursi:

Fadhilah Ayat Kursi Yang Ke-1

Dalam Tafsir Al Qudsi, Syaikh Al Bouni mengatakan bahwa siapa yang membaca Ayat Kursi sebanyak bilangan hurufnya yaitu 170 (seratus tujuh puluh) kali. Maka Allah Yang Maha Pemurah akan memberikan pertolongan dalam segala urusannya.

Kemudian didatangkan segala hajat kebutuhannya, dilapangkan kesempitan yang sedang melanda dirinya, dilapangkan rezekinya, dan akan memperoleh maksud keinginannya.

Fadhilah Ayat Kursi Yang Ke-2

Menurut Syaikh Jalal Al Muhaqqiq Ad Diwani. Mengatakan bahwa barang siapa yang membaca Ayat Kursi sejumlah bilangan hurufnya (170 kali). Maka InsyaAllah akan memperoleh apa yang dimintanya, diperluas rezeki dalam berbagai bentuk / nikmat.

Kemudian, dapat membayar hutang, dapat mempermudah untuk keluar dari penjara (kesulitan), terlepas dari mara bahaya atau musuh yang mengancam keselamatan dirinya.

Apabila Ayat Kursi itu dibaca sejumlah bilangan tersebut setelah shalat lima waktu, maka InsyaAllah akan lebih cepat reaksinya (lebih cepat terkabul). Kemudian apabila dibaca dalam keadaan berwudlu, dan dibaca pada waktu tengah malam, maka akan lebih dekat untuk dikabulkan.

Fadhilah Ayat Kursi Yang Ke-3

Bagi Sahabat yang mempunyai hajat berkaitan dengan urusan rezeki, maka bacalah:
"Yaa Ghaniyyu, Yaa Fattaahu, Yaa Razzaaqu".
Dibaca sebanyak 3.000 (tiga ribu) kali setelah membaca Ayat Kursi 170 kali. Maka InsyaAllah hajatnya akan terkabul, bahkan akan menjadi kaya dengan izin Allah Yang Maha Memberi Rezeki.

Dan barang siapa membaca Ayat Kursi sebanyak 313 (tiga ratus tiga belas) kali, maka berhasillah kebaikannya dan Allah Swt. mencukupkan hajat kebutuhannya. Serta apa yang menjadi kepentingannya / hajatnya, baik itu untuk urusan dunia maupun akhirat akan terkabul dengan izin dan rahmat-Nya.

Siapa yang melanggengkan (membiasakan) membaca Ayat Kursi sebagai dzikir (wirid) secara rutin setiap hari sebanyak 1000 (seribu) kali. Maka akan memperoleh maksudnya, berhasil kebutuhannya, baik untuk urusan dunia maupun akhirat.

Bacaan Dzikir Ayat Kursi

Dzikir Ayat Kursi Untuk Mendatangkan Berbagai Hajat
Dzikir Ayat Kursi Untuk Mendatangkan Berbagai Hajat

Allaahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum laa ta-khudzuhu sinatuw walaa naum, lahu maa fis samaawaati wamaa fil ardhi man dzalladzii yasyfa’u ‘indahu illaa bi-idznih, ya’lamu maa bayna aydiihim wamaa khalfahum walaa yuhiithuuna bisyay-im min ‘ilmihi illaa bimaa syaa-a, wasi-‘a kursiyyuhussamaawaati wal ardh, wa laa ya-uuduhu hifzhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘azhiim.

“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Mahatinggi lagi Mahabesar.”
(Q.S. Al-Baqarah: 255)

[Sumber yusufmansur.com]

Doa Agar Selalu Istiqamah Di Jalan Allah

Doa Agar Selalu Istiqamah Di Jalan Allah

Doa agar selalu istiqamah di jalan Allah ini semoga bisa menjadi penguat niat baik kita semua. Yang terus mengharapkan agar pikiran, hati, dan perbuatan senantiasa berada dalam ketaatan kepada Allah Yang Maha Pemurah. Istiqamah merupakan salah satu karunia yang indah bagi orang yang beriman kepada-Nya.

Pengertian istiqamah sendiri ada berbagai macam uraian atau penjelasannya dari beberapa Ulama. Secara garis besar istiqamah memiliki arti konsisten dalam melakukan kebaikan. Orang yang konsisten dalam melakukan kebaikan berarti ia senantiasa berada dalam ketaatan kepada Allah swt. dan berusaha untuk menjauhi larangan-larangan-Nya.

Para Ulama mengatakan bahwa istiqamah ini merupakan hal yang sangat istimewa. Kebaikan sekecil apapun, apabila kita istiqamah, akan memberikan manfaat dan keberkahan yang luar biasa. Misalnya, Anda terbiasa membaca Al-Quran lima ayat setiap selepas shalat Isya.

Baca Juga : Dzikir Shalawat Munjiyat

Dilakukan terus-menerus setiap hari tanpa putus (kecuali dalam keadaan tertentu / darurat). Maka hal tersebut merupakan hal yang sangat mulia. Sehingga pikiran dan hati semakin rindu untuk terus membaca Al-Quran, yang semula hanya beberapa ayat, kemudian bertambah kuantitas dan kualitasnya.

Baca Juga : Doa Agar Keluarga Menjadi Penyejuk Hati

Ada juga orang yang melakukan kebaikan yang terlihat sepele. Seperti membuang paku yang kebetulan sering Anda temukan saat di jalanan. Anda terus lakukan hal itu tanpa paksaan, tergugah karena niat membantu orang lain agar tidak kesusahan. Maka, istiqamah dalam hal-hal yang terlihat sepele itupun InsyaAllah terkandung berkah yang luar biasa.

Dalam QS. Ali Imran [3]: 8-9, Terdapat Permohonan Agar Selalu Istiqamah

Doa berikut ini bisa kita amalkan sebagai usaha agar kita selalu berada dalam keadaan istiqamah di jalan Allah Yang Maha Memberi Petunjuk. Berikut doanya:

Doa Agar Selalu Istiqamah Di Jalan Allah
Doa Agar Selalu Istiqamah Di Jalan Allah

Rabbanaa laa tuzighquluu banaa ba'da idzhadaitanaa wa hablanaa mil ladunka rahmah, innaka antal wahhaab. Rabbanaa innaka jaami'un-naasi liyaumil laa raibafiihi, innallaaha laa yukhliful mii'aad.

Artinya:
"(Mereka berdoa): 'Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau Maha Pemberi (karunia). Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya.' Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji."

Semoga kita termasuk orang yang selalu diberikan rezeki, berupa pikiran / hati yang condong kepada ketaatan, kebaikan. Dengan demikian sekecil apapun hal-hal baik yang dilakukan dengan tekun atau disiplin, akan mendatangkan pahala, berkah, dan kemuliaan disisi Allah Yang Maha Mulia. Aamiin.

Shalat Jamak Dan Qasar - Syarat Sah Beserta Macamnya

Shalat Jamak Dan Qasar - Syarat Sah Beserta Macamnya

Shalat merupakan ibadah yang tidak boleh ditinggalkan, bahkan dalam keadaan sakit (tetapi pikiran masih sadar) pun kita tetap wajib untuk melaksanakannya. Begitu juga saat kita sedang melaksanakan sebuah perjalanan yang sedikit banyak membuat kita kesulitan untuk melaksanakan shalat lima waktu.

Shalat Jamak Dan Qasar - Syarat Sah Beserta Macamnya
Gambartoskomi.com

Islam sangat memerhatikan keadaan manusia. Oleh karena itu, dalam Islam ada yang disebut hukum rukhsah (keringanan). Sehingga dalam kondisi tertentu, seperti dalam perjalanan jarak jauh atau musafir, kita tetap dapat menunaikan kewajiban shalat lima waktu.

Memahami Tentang Shalat Jamak

Shalat jamak memiliki pengertian, yakni menggabungkan / mengumpulkan dua shalat fardhu dan dilaksanakan dalam dalam satu waktu. Misalnya mengerjakan shalat Zuhur dengan shalat Asar, yang keduanya dikerjakan pada waktu Zuhur saja atau pada waktu Asar saja.

Baca Juga : Dzikir Surat Al-Ikhlas Untuk Menghasilkan Keinginan dan Mendatangkan Hajat

Shalat Maghrib dan shalat Isya dikerjakan pada waktu Maghrib atau Isya. Sedangkan shalat yang tidak boleh dijamak adalah shalat Subuh. Oleh karena itu, shalat Subuh, terutama yang dilaksanakan berjamaah memiliki banyak fadhilah atau keutamaan.

Hukum Shalat Jamak

Hukum mengerjakan shalat jamak adalah merupakan keringanan dari Allah swt. (rukhsah), yang berlaku bagi orang-orang yang memenuhi persyaratan tertentu. Sebagaimana tertuang dalam terjemahan hadits Rasulullah saw. berikut ini :

Dari Ibnu Umar r.a. berkata: "Ketika Rasulullah saw. melakukan perjalanan dengan terburu-buru, maka Rasulullah saw. menjamak antara shalat Maghrib dan Isya."
(H.R. Muslim).

Syarat Sah Shalat Jamak

Shalat jamak diperbolehkan untuk dilakukan bagi orang-orang yang memenuhi persyaratan atau sebab-sebab seperti berikut ini:
  • Orang yang sedang melakukan perjalanan jarak jauh (ke luar kota misalnya). Untuk jarak tempuh, sebagian Ulama mensyaratkan sampai 80,6 km. Keadaan perjalanan yang tidak memungkinkan untuk dilaksanakan shalat juga bisa menjadi sebab diperbolehkannya seseorang melaksanakan shalat jamak. Seperti kendaraan yang penuh sesak oleh penumpang dan tidak berhenti pada waktu shalat sudah tiba.
  • Perjalanan tersebut bukan bertujuan untuk maksiat atau perbuatan haram lainnya. Namun, yang bertujuan baik seperti untuk silaturahmi, bisnis, rekreasi, dan lain-lain.
  • Dalam keadaan yang menimbulkan rasa takut dan khawatir yang sangat besar. Seperti saat tengah terjadi pep*rangan, sakit, cuaca buruk, atau bencana alam.
Pasangan shalat yang boleh dijamak adalah Zuhur dengan Asar, dan Maghrib dengan Isya. Dengan demikian tidak diperbolehkan menjamak misalnya shalat Asar dengan shalat Maghrib. Kemudian, shalat Subuh juga tidak boleh untuk dijamak.

Macam-Macam Shalat Jamak

#1: Jamak Takdim

Yakni menjamak shalat yang dilaksanakan pada waktu yang pertama. (a) Shalat Zuhur dengan Asar dikerjakan di waktu Zuhur, 4 rakaat shalat Zuhur dan 4 rakaat shalat Asar. (b) Shalat Maghrib dengan Isya dikerjakan di waktu Maghrib, 3 rakaat shalat Maghrib dan 4 rakaat shalat Isya.

Kemudian agar shalat jamak takdim ini dapat dilaksanakan dengan baik maka kita perlu memahami syarat-syaratnya. Adapun syarat-syarat dalam melaksanakan shalat jamak takdim adalah:
  • Mendahulukan shalat yang lebih awal dari kedua shalat tersebut. Misalnya Zuhur dan Asar, maka yang harus didahulukan adalah shalat Zuhur terlebih dahulu. Maghrib dan Isya yang didahulukan untuk dilakukan adalah shalat Maghrib terlebih dahulu. Ini artinya, ketika seseorang melaksanakan shalat Asar sebelum Zuhur atau Isya sebelum Maghrib, maka shalat Zuhur atau Maghribnya menjadi tidak sah. Maka diwajibkan baginya untuk mengulangi shalat itu setelah shalat yang pertama. Hal ini karena niatnya adalah melaksanakan shalat jamak takdim.
  • Berniat menjamak shalat, saat yang paling tepat untuk berniat adalah pada permulaan shalat yang pertama. Diperbolehkan juga berniat pada saat shalat pertama sedang berlangsung hingga salam.
  • Tidak diperbolehkan menyelingi antara dua shalat tersebut. Yakni tidak ada selang waktu atau jeda yang terlalu lama diantara kedua shalat. Misalnya untuk mengobrol dengan seseorang, berdzikir, membaca Al-Quran, dan lain sebagainya.
  • Tetap dalam keadaan bersafar (masih dalam perjalanan). Saat mengawali shalat pertama hingga selesai melaksanakannya dan mengawali shalat yang kedua. Seandainya yang bersangkutan berniat menetap atau telah tiba di tempat tujuan, sementara dirinya masih melaksanakan shalat yang pertama, maka terputuslah jamaknya. Ini karena telah hilang sebab yang memperbolehkan shalat jamak tersebut untuk dilakukan. Dan diharuskan baginya untuk mengakhirkan shalat yang kedua.

#2: Jamak Takhir

Yakni menjamak shalat, yang dilaksanakan di waktu shalat yang kedua. (a) Shalat Zuhur dengan Asar dilaksanakan pada waktu shalat Asar, 4 rakaat shalat Zuhur dan 4 rakaat shalat Asar. (b) Shalat Maghrib dan Isya dilaksanakan pada waktu shalat Isya, 3 rakaat shalat Maghrib dan 4 rakaat shalat Isya.

Kemudian agar shalat jamak takhir ini dapat dilaksanakan dengan baik maka kita perlu memahami syarat-syaratnya. Adapun syarat-syarat dalam melaksanakan shalat jamak takhir adalah:
  • Berniat untuk menjamak shalat. Saat yang paling tepat adalah sebelum berlalunya waktu shalat yang pertama. Niatlah menjamak shalat di dalam hati.
  • Dilakukan secara berurutan. Mendahulukan shalat yang lebih awal dari kedua shalat. Misalnya shalat Zuhur dan Asar, maka yang terlebih dahulu dilakukan adalah shalat Zuhur. Shalat Maghrib dengan Isya yang dilakukan adalah shalat Maghrib terlebih dahulu. Yang harus diperhatikan bahwa prinsip jamak takhir adalah melaksanakan dua shalat pada waktu shalat yang terakhir. Jadi bukan berarti bahwa shalat Maghrib dengan Isya dilaksanakan shalat Isya lebih dahulu, tetap shalat Maghrib dahulu yang dilakukan.
  • Tidak ada selang waktu yang lama / jeda diantara dua shalat tersebut.
  • Tetap dalam keadaan bersafar (dalam perjalanan).
  • Tidak boleh bermakmum kepada orang yang menetap (mukim).
  • Perjalanan tersebut adalah bertujuan untuk kebaikan atau amal shaleh.
  • Mengetahui bahwa ia diperbolehkan untuk menjamak shalat.

Memahami Tentang Shalat Qasar

Shalat qasar memiliki pengertian, yakni menjalankan shalat fardhu dengan cara meringkas dari 4 rakaat menjadi 2 rakaat.

Baca Juga : Doa Agar Mudah Mendapatkan Karier Yang Cemerlang

Jadi, shalat yang boleh diqasar adalah shalat yang jumlah rakaatnya 4, yakni shalat Zuhur, shalat Asar, dan shalat Isya. Sedangkan shalat Maghrib dan shalat Subuh tidak diperbolehkan untuk diqasar.

Hukum Shalat Qasar

Hukum melaksanakan shalat qasar adalah mubah (diperbolehkan), dan akan menjadi sah apabila memenuhi persyaratan tertentu.

Adapun dalil yang memperbolehkan kita untuk melaksanakan shalat qasar diantaranya ada dalam Firman Allah swt berikut, yang artinya:

Dan apabila kamu bepergian di bumi, maka tidaklah berdosa kamu meng-qasar shalat, jika kamu takut diser*ng orang-orang kafir...
(QS. An-Nisa [4] : 101)

Anas bin Malik r.a. menerangkan bagaimana Rasulullah saw. meng-qasar shalatnya ketika melakukan perjalanan 3 mil atau 3 farsakh, yang berbunyi:

Dari Yahya bin Yazid Al-Hunai'i, ia berkata:
Saya bertanya kepada Anas bin Malik tentang meng-qasar shalat, maka Anas menjawab:
"Apabila Rasulullah saw. bepergian sejauh perjalanan tiga mil atau tiga farsakh -Syu'bah ragu- maka beliau shalat dua rakaat."
(H.R. Muslim)

Syarat Sah Shalat Qasar

Shalat qasar diperbolehkan untuk dilakukan bagi orang-orang yang memenuhi persyaratan atau sebab-sebab seperti berikut ini:

  • Orang yang tengah melakukan perjalanan jauh.
  • Perjalanan tersebut adalah bertujuan baik dan ada sebab musababnya. Jika perjalanan tersebut tidak ada tujuan (tanpa tujuan), meskipun jauh dilarang untuk meng-qasar shalat.
  • Dalam keadaan ketakutan / per*ang, sakit, cuaca sedang buruk, dan terjadi bencana alam.
  • Berniat dalam hati akan melakukan shalat qasar.
  • Shalat yang boleh diqasar adalah shalat yang jumlah rakaatnya 4. Dan itu bukan sedang melakukan shalat qadha.
  • Tidak boleh bermakmum kepada orang yang menetap di suatu tempat atau wilayah (mukim).
  • Mengetahui / sadar / paham bahwa dirinya boleh meng-qasar shalat.

Shalat Jamak Qasar

Shalat jamak qasar adalah melaksanakan shalat fardhu dengan cara dijamak sekaligus diqasar. Hukum dan syarat sahnya shalat ini adalah sama dengan shalat jamak dan shalat qasar.

Apabila kita sudah memahami baik tata cara shalat jamak maupun shalat qasar, maka InsyaAllah tidaklah sulit untuk melaksanakan shalat jamak qasar sekaligus. Agar lebih memahami tentang shalat jamak qasar, perhatikanlah contoh berikut ini:

  • Saat menjamak qasar shalat Zuhur dan Asar. Dimana shalat Zuhur adalah 4 rakaat dan Asar 4 rakaat. Maka jika ingin menjamak qasar sekaligus, yang dilakukan adalah melaksanakan 2 rakaat shalat Zuhur dan 2 rakaat shalat Asar, dilakukan dua kali salam.
  • Saat menjamak qasar shalat Maghrib dan Isya. Dimana shalat Maghrib adalah 3 rakaat dan Isya 4 rakaat. Maka jika ingin menjamak qasar sekaligus, yang dilakukan adalah melaksanakan 3 rakaat shalat Maghrib dan 2 rakaat shalat Isya, dilakukan dua kali salam.

Demikianlah uraian mengenai shalat jamak dan salat qasar. Semoga dapat menambah iman / keyakinan kepada kita. Bahwa dalam kondisi apapun, kita berusaha untuk tetap menjalankan shalat lima waktu dengan tata cara dan ketentuan sesuai syariat.

Baca Juga : Dzikir Shalawat Munjiyat

Karena sesungguhnya shalat merupakan ibadah wajib yang bermanfaat untuk mencegah kita dari perbuatan yang tidak baik (keji dan mungkar). Sehingga tetap istiqomah untuk mencapai "derajat" ketaqwaan disisi Allah Yang Maha Mulia. Aamin.

Doa Agar Keluarga Menjadi Penyejuk Hati

Doa Agar Keluarga Menjadi Penyejuk Hati - Memohon Kebaikan Dalam Keluarga

Keluarga merupakan institusi sosial terkecil dalam suatu negara yang memiliki peran sangat penting. Sebuah negara dikatakan sejahtera, apabila masing-masing keluarga hidup harmonis dan sejahtera lahir maupun batin. Ketidakharmonisan dalam keluarga ditengarai menjadi pemicu berbagai permasalahan sosial di suatu bangsa.

Upaya membangun kehidupan keluarga yang harmonis tentu menjadi tanggung jawab bersama. Segenap komponen bangsa mesti bergerak dan saling bekerja sama dalam mendukung terciptanya kehidupan keluarga yang rukun dan tenteram.

Baca Juga : Dzikir Surat Al-Ikhlas Untuk Menghasilkan Keinginan dan Mendatangkan Hajat

Betapa indah dan nikmatnya, saat kita bisa menyaksikan kehidupan keluarga-keluarga yang ada di Indonesia terlihat rukun dan bahagia. Dimana orang tua dapat menikmati waktu bersama anak-anaknya dengan penuh kasih sayang dan penuh perhatian. Subhaanallah. Ini merupakan impian yang mesti kita perjuangkan sekuat tenaga dan pikiran.

Berdoa Agar Kehidupan Keluarga Senantiasa Rukun Dan Bahagia

Selain usaha yang sifatnya lahiriah, kita juga harus selalu memanjatkan doa agar keluarga kita menjadi keluarga yang senantiasa menyejukkan hati dan menentramkan jiwa. Berikut ini adalah doa agar keluarga menjadi penyejuk hati:

Doa Agar Keluarga Menjadi Penyejuk Hati

[ Doa Agar Keluarga Menjadi Penyejuk Hati ]

Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a'yuniw-waj'alnaa lil muttaqiina imaamaa.

Artinya:
Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa.
(QS. Al-Furqan [25]: 74).

Baca Juga : Doa Agar Mudah Mendapatkan Karier Yang Cemerlang

Semoga doa yang kita panjatkan tersebut akan dikabulkan Allah Yang Maha Mengabulkan. Dan InsyaAllah, rezeki luar biasa berupa kehidupan keluarga yang harmonis / rukun dan bahagia akan senantiasa menyelimuti kehidupan bangsa dan negara ini. Aamiin. Semoga bermanfaat.

Doa Agar Mudah Mendapatkan Karier Yang Cemerlang

Doa Agar Ditolong Allah - Mudah Mendapatkan Jabatan, Posisi, Atau Karier Yang Tinggi Dan Cemerlang

Sebagai manusia yang memiliki rasa tanggung jawab terhadap keluarga, pekerjaan atau karier seseorang menjadi hal yang wajib dilaksanakan. Dengan bekerja diiringi niat dan doa yang tulus, akan melahirkan berbagai kemudahan.

Mengingat dalam berkarier, selalu ada saja masalah yang mesti dihadapi dengan lapang dada. Begitu juga ketika kita ingin meraih suatu jabatan, posisi yang tinggi dan cemerlang dalam pekerjaan yang ditekuni.

Konflik antar sesama karyawan di sebuah perusahaan adalah hal yang kadang terjadi tanpa kita menginginkan itu terjadi. Meskipun kita sudah berusaha untuk bekerja dengan sebaik-baiknya dan mematuhi SOP Perusahaan, tetap saja ada kerikil-kerikil tajam. Yang sedikit banyak menghambat perjalanan karier seseorang.

Berdoalah Agar Urusan Pekerjaan Selalu Lancar Dan Bisa Meraih Karier Yang Bagus

Allah pasti akan mengabulkan apapun doa yang manusia panjatkan. Mengenai bagaimana cara Dia mengabulkan, dimana dan kapan doa kita dikabulkan, itu menjadi rahasia-Nya yang tak bisa kita ganggu gugat. Sebagai hamba-Nya yang selalu beriman, kita wajib terus berusahan dan berdoa.

Nabi saw. bersabda, "Nama Allah yang paling agung yang bila digunakan dalam berdoa, niscaya akan dikabulkan doa itu, yakni dalam ayat yang berbunyi :

Qulillaahumma maalikal mulki tu'til mulka man tasyaa'.
Katakanlah, 'Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki...(QS. Ali 'Imran [3]: 26)'". (HR. Ath-Thabrani dari Ibn 'Abbas ra.).
Secara lebih lengkapnya adalah sebagai berikut:



Qulillaahumma maalikal mulki tu'til mulka mantasyaa-u wa tanzi-'ul mulka mimmantasyaa-u,
wa tu-'izzu mantasyaa-u wa tudzillu mantasyaa-u, biyadikal khairu, innaka 'alaa kulli syai-in qadiir. Tuulijullaila finnahaari wa tuulijunnahaara fillaili watukhrijul hayya minal mayyiti wa tukhrijul mayyita minal hayyi wa tarzuqu mantasyaa-u bighairi hisaab.

Artinya:
Katakanlah, wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan.

Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa batas. (QS. Ali 'Imran [3]: 26-27).

Kemudian membaca doa sebagai berikut:


Rabbighfirlii wa hablii mulkallaa yambaghii li-ahadim mimba'dii, innaka antal wahhaab.

Artinya:
Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak akan dimiliki oleh seorang pun sesudahku, sesungguhnya Engkau-lah Yang Maha Pemberi. (QS. Shaad [38]: 35).

Dan juga membaca doa sebagai berikut:
Rabbi ad-khilnii mud-khala shidqiw wa akh-rijnii mukh-raja shidqiw waj'allii milladungka sulthaanan nashiiraa.

Artinya:
Ya Tuhanku, masukkanlah aku dengan cara masuk yang benar dan keluarkanlah aku dengan cara keluar yang benar, dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang menolong.
(QS. Al-Isra' [17]: 80).

Cara Pengamalan Doa Agar Mudah Mendapatkan Karier Yang Cemerlang

Agar memberikan keberkahan dalam urusan pekerjaan yang sedang kita jalani, lakukanlah petunjuk membaca doa ini dengan sungguh-sungguh. Yakni, wiridkanlah atau berdoalah dengan ayat-ayat Al-Quran diatas pada setiap selesai menjalankan shalat fardhu atau shalat sunah lainnya. Lakukan secara istiqamah, langgeng, dan konsisten.

Bacalah doa-doa tersebut minimal masing-masing sejumlah 3 (tiga) kali sesuai hadits yang menganjurkan demikian. Bahwa dalam berdoa hendaknya diulang tiga-tiga kali. Kemudian berdoalah sesuai dengan hajat / keperluan kita. Semoga Allah swt. mengabulkan (meridhai) apa yang menjadi hajat / keinginan kita, Aamiin.

Baca Juga : Doa Agar Diberikan Kelapangan Hati

Menurut sebagian ulama shaleh dan ahli ilmu, dengan mengamalkan doa-doa tersebut untuk keperluan jabatan / posisi, karier, dan yang lainnya sudah terbukti mujarab. InsyaAllah apa yang menjadi harapan kita semua dapat terkabul atau terwujud dengan indah, penuh berkah, disaat yang tepat menurut pandangan Allah swt.

Doa Agar Diberikan Kelapangan Hati

Doa Agar Diberikan Kelapangan Hati Dan Kemudahan Urusan

Pembaca yang budiman dan semoga selalu mendapatkan rahmat Allah Yang Maha Penyayang. Kondisi hati yang lapang dan tenang tentu senantiasa kita harapkan dapat kita rasakan dalam keseharian. Dengan hati yang lapang setiap kegiatan ibadah, maupun aktifitas lainnya akan dapat dijalani dengan penuh suka cita.

Berbagai permasalahan hidup yang mau tidak mau sering dialami jangan dijadikan alasan. Yakni membuat kita terlalu membebani pikiran dengan hal-hal negatif. Karena Islam mengajarkan agar kita senantiasa menghiasi hari-hari dengan berpikir positif.

Yah, tepat sekali. Berpikir positif kepada Allah Yang Maha Bijaksana, berpikir positif kepada manusia lainnya. Dan tentu saja selalu berpikir positif dengan segala keadaan, kondisi, kejadian yang menimpa kehidupan kita.

Ketika Merasa Gelisah, Memohon Ampun Kepada Allah dan Berdoalah

Ketika Anda merasa sedang dilanda gundah, resah, gelisah, ataupun merasa bahwa urusan yang dihadapi dirasa sangat rumit. Maka tetaplah berusaha untuk tenang dan sabar. Berikut ini merupakan salah satu doa agar kita selalu diberikan kelapangan hati dan kemudahan urusan.


Doa Agar Diberikan Kelapangan Hati
Doa Agar Diberikan Kelapangan Hati


Rabbisyrahlii shadrii wa yassirlii amrii wahlul'uqdatam millisaanii yafqahuu qaulii, waj'al lii waziiram min ahlii, haaruuna akhisydud bihii azrii wa asyrikhu fii amrii kaynusabbihaka katsiiraw wanadzkuraka katsiiraa, innaka kunta binaa nashiiraa.

Artinya:
Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (yaitu) Harun, saudaraku, teguhkanlah dengan dia kekuatanku, dan jadikanlah dia sekutu dalam urusanku, supaya kami banyak bertasbih kepada Engkau, dan banyak mengingat Engkau. Sesungguhnya Engkau adalah Maha Melihat (keadaan) kami.
(QS. Taha [20]: 25-35)

Semoga dengan berdoa yang diambil dari QS. Taha ayat 25-35 tersebut, kita akan senantiasa diberikan kelapangan hati. Selain itu doa ini juga dapat meringankan kegugupan atau ketidaksiapan kita dalam berkomunikasi yang baik dengan orang lain. Aamiin.

Halaman Disclaimer Blog Doa Dan Dzikir

Halaman Disclaimer Blog Doa Dan Dzikir

Halaman disclaimer Blog Doa Dan Dzikir ini berisi perihal penayangan gambar dan video. Semua gambar dan video yang ditampilkan pada doa-dzikir-selamat.blogspot.com adalah hak cipta masing-masing pemiliknya.

Semua gambar dan video yang terdapat pada doa-dzikir-selamat.blogspot.com dikumpulkan dari sumber publik yang berbeda, termasuk website atau blog yang berbeda, buku-buku dan artikel bertema religi, dianggap berada dalam domain publik.

Halaman Disclaimer Blog Doa Dan Dzikir

doa-dzikir-selamat.blogspot.com tidak mengklaim memiliki hak eksklusif pada semua atau sebagian gambar dan video yang dipublikasikan. Semua sumber digunakan untuk membuat artikel kami dan akan dikreditkan dengan backlink yang tepat.

Namun, terdapat bahan konten yang dikreditkan dari penulis tak dikenal yang kami terima melalui email, dari teman, sahabat, dan pembaca blog kami.

Jika Anda memiliki hak cipta untuk beberapa materi seperti foto atau data. Dan Sobat ingin kami untuk menghapusnya dari halaman kami, hubungi kami untuk mengklaim kepemilikan Sobat dan kami akan memahami dan merespon secepatnya. Terima kasih telah berkunjung di blog ini. Semoga berkah dan Salam sukses selalu!.